Mengapa dan Bagaimana Keringat
Terjadi?
Minggu pagi yang cerah merupakan saat yang pas untuk refreshing
menikmati weekend. Hal yang dapat kita lakukan adalah jalan-jalan
pagi di taman kota sambil berjemur dibawah sinar matahari pagi, apalagi dengan
udara yang bersih karena jalan terbebas dari asap kendaraan (car freeday).
Setelah jalan-jalan atau sekedar jogging badan kita akan lebih terasa sehat dan
enteng karena berkeringat. Bicara soal keringat, mengapa ya badan kita
selalu berkeringat saat melakukan aktivitas? Bagaimana keringat dapat terjadi?
Mengapa pada sebagian orang keringatnya bau? Sebenarnya kalian bisa memperoleh
jawabannya di materi sistem ekskresi pada manusia yaitu pada bab kulit.
Keringat merupakan cara penyeimbang suhu tubuh kita agar selalu
dalam suhu normal yaitu 36.8 °C ±0.7 °C. Pada kondisi
cuaca yang panas, tubuh mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu tubuh yang
panas secara alamiah agar suhu tubuh tetap konstan. Keringat merupakan zat cair
yang dapat menguap. Untuk penguapan tersebut membutuhkan panas yang
diperoleh dari kondisi panas tubuh kita. Jadi dengan otomatis, panas
tubuh kita terserap dan suhu tubuh dapat menurun dengan adanya penguapan
tersebut.Keringat biasanya muncul saat kondisi tertentu seperti cuaca yang
panas, aktivitas fisik yang cukup berat (saat melakukan aktivitas fisik tubuh
kita berangsur-angsur panas karena pembakaran energi secara kimia di dalam
tubuh) serta kondisi emosional (keringat akan muncul saat kita dalam keadaan
stress/mengalami tekanan emosi).
Kulit kita merupakan jaringan tubuh yang sangat berperan
dalam proses pembentukan dan pengeluaran keringat. Untuk
lebih jelasnya perhatikan gambar berikut !
Kulit kita terdiri atas lapisan epidermis (lapisan kulit
ari/paling luar), dermis (lapisan kulit jangat) dan lapisan hipodermis (lapisan
lemak kulit bawah). Pada lapisan dermis kulit kita terdapat kira-kira 2 juta
kelenjar keringat yang bertugas memproduksi keringat. Ada dua jenis
kelenjar keringat (Sweat Gland):
- Kelenjar Ekrin (Eccrine). Kelenjar keringat ini terdapat di seluruh kulit, mulai dari telapak tangan dan telapak kaki sampai ke kulit kepala. Dapat menghasilkan 14 liter keringat dalam waktu 24 jam pada orang dewasa.
- Kelenjar keringat apokrin (Aprocrine), hanya terdapat di daerah ketiak, puting susu, pusar, daerah kelamin dan daerah sekitar dubur (anogenital). Kelenjar apokrin mulai aktif setelah usia akil baligh dan aktivitas kelenjar ini dipengaruhi oleh hormon.
Mengapa
pada sebagian orang keringatnya bau? Bau keringat timbul karena kelenjar
apokrin menghasilkan keringat lebih kental karena mengandung lemak, dan berbau
khas pada setiap orang. Sel kelenjar ini mudah rusak dan sifatnya alkali
sehingga dapat menimbulkan bau. Keringat sebenarnya tidak berbau, tapi ketika
ia membusuk maka mulailah diserang bakteri, lalu munculah bau yang khas
tersebut.
Meskipun
kadang mengeluarkan bau, jangan takut berkeringat ya.. karena keringat
merupakan hal penting bagi keseimbangan suhu tubuh. Untuk mengatasi bau
keringat, kita cukup menjaga kebersihan kulit dengan mandi secara teratur,
perbanyak mengkonsumsi air, nutrisi dan buah-buahan yang mengandung
antioksidan, hindari makan dan minuman yang mengandung kafein, cokelat dan
lemak serta perbanyak mengkonsumsi sayuran hijau berbau wangi seperti kemangi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar